Tingkatkan Mutu Evaluasi, SMA Negeri 1 Pacar Gelar MGMP Penyusunan Soal Ujian Sekolah dan Semester VI

Tingkatkan Mutu Evaluasi, SMA Negeri 1 Pacar Gelar MGMP Penyusunan Soal Ujian Sekolah dan Semester VI

PACAR –  Dalam upaya meningkatkan kualitas evaluasi hasil belajar siswa, SMA Negeri 1 Pacar menyelenggarakan kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) internal pada Kamis (5/3/2026). Fokus utama pertemuan ini adalah penyusunan soal Ujian Sekolah (US) dan penilaian akhir Semester VI tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan yang berlangsung di Lab IPA atau dalam hal ini penganti aula sekolah. Kegiatan ini diikuti para guru dari berbagai disiplin ilmu untuk menyelaraskan standar kualitas penilaian pendidikan.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala SMA Negeri 1 Pacar, Yufentus Panok. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa penyusunan soal bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen penting untuk mengukur sejauh mana kompetensi siswa telah tercapai. Yufentus berharap melalui forum ini, soal-soal yang dihasilkan memiliki kualitas yang teruji, valid, dan mampu menstimulasi kemampuan berpikir kritis siswa sesuai dengan tuntutan kurikulum yang berlaku.

Tema sentral dalam MGMP kali ini adalah “Penguatan kolaborasi antar guru disetiap rumpun mata pelajaran” . Yufentus menginstruksikan agar para guru tidak bekerja secara individu, melainkan bersama-sama saling memberikan masukan dan melakukan peer-review terhadap butir soal yang dibuat. Kolaborasi ini dianggap krusial untuk meminimalisir kesalahan teknis maupun substansi materi, sehingga soal yang disajikan kepada siswa benar-benar kredibel dan objektif.

Lebih lanjut, Yufentus menyampaikan bahwa selama jalannya kegiatan, para guru dikelompokkan berdasarkan rumpun mata pelajaran, seperti Rumpun MIPA, Bahasa, Ilmu Sosial, dan Seni-Prakarya. Dalam kelompok-kelompok kecil tersebut, terjadi diskusi hangat mengenai pemetaan kisi-kisi soal yang harus merujuk pada indikator pencapaian kompetensi. Fokus utama diskusi adalah memastikan proporsi soal antara tingkat kesulitan rendah, sedang, hingga tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills atau HOTS) berada pada komposisi yang ideal.

“Selain aspek kognitif, MGMP ini juga membahas mengenai integrasi nilai-nilai karakter dalam naskah soal. Para guru didorong untuk menggunakan stimulus soal yang relevan dengan konteks kehidupan sehari-hari dan isu kontemporer, agar siswa tidak hanya menghafal teori tetapi juga mampu melakukan analisis terhadap fenomena di sekitarnya. Hal ini selaras dengan visi sekolah untuk mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual dan peka terhadap realitas social.” Tegasnya.


Senada dengan itu, Ketua Pelaksana MGMP, Georgius Suryanto selaku Wakasek Kurikulum dalam sambutanya menyampaikan bahwa, sebagai tenaga pendidik, kita memikul tanggung jawab besar untuk memberikan penilaian yang objektif dan kredibel bagi siswa. Oleh karena itu, saya menekankan bahwa penyusunan soal ini bukan sekadar rutinitas akhir tahun, melainkan proses intelektual untuk mengukur sejauh mana kompetensi siswa telah tercapai selama masa studi mereka. Kualitas soal yang kita hasilkan hari ini adalah cerminan dari kualitas proses pembelajaran yang kita lakukan di kelas selama satu semester terakhir.

Lebih lanjut Georgius, dalam kesempatan MGMP ini, saya juga mengajak Bapak dan Ibu guru untuk memperkuat kolaborasi di setiap rumpun mata pelajaran. Tidak ada guru yang bekerja sendiri; setiap butir soal harus melalui proses telaah sejawat agar terhindar dari kesalahan redaksional maupun kekeliruan substansi. Melalui diskusi dan saling memberi masukan dalam kelompok kerja ini, kita harapkan soal-soal yang dihasilkan mampu menstimulasi daya kritis siswa melalui pendekatan Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Saya berharap seluruh rangkaian kegiatan MGMP ini dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan selesai tepat pada waktu yang telah ditentukan. Mari kita dedikasikan waktu dan pikiran kita dalam forum ini demi menghasilkan perangkat ujian yang valid dan reliabel. Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, saya yakin SMA Negeri 1 Pacar akan mampu menyelenggarakan evaluasi pendidikan yang bermutu demi mendukung masa depan para peserta didik kita ke jenjang yang lebih tinggi." Tutupnya.

HD/red