Gelorakan Semangat Nasionalisme, SMA Negeri 1 Pacar Gelar Rangkaian Kegiatan Sambut HUT Ke-97 Sumpah Pemuda

Gelorakan Semangat Nasionalisme, SMA Negeri 1 Pacar Gelar Rangkaian Kegiatan Sambut HUT Ke-97 Sumpah Pemuda

Gelorakan Semangat Nasionalisme, SMA Negeri 1 Pacar Gelar Rangkaian Kegiatan Sambut HUT Ke-97 Sumpah Pemuda

 

PACAR— SMA Negeri 1 Pacar memulai serangkaian kegiatan penting dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-97 Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober 2025. Dengan mengusung tema “Bahasa Indonesia Berdaulat, Indonesia Maju”, kegiatan yang berfokus pada pengembangan kemampuan bahasa dan kreativitas siswa ini resmi dibuka pada Selasa, (21/10/2025) menjadi wujud nyata penghormatan lembaga pendidikan ini  terhadap nilai-nilai luhur ikrar pemuda bangsa.

Mewakili Kepala Sekolah yang berhalangan hadir, acara pembukaan kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Georgius Suryanto. Dalam sambutan pembukaannya, beliau menekankan bahwa peringatan Sumpah Pemuda harus dimaknai sebagai momentum untuk menguatkan persatuan dan kecintaan terhadap bahasa nasional. "Sumpah Pemuda adalah janji sakral generasi muda. Di usia ke-97 ini, semangat 'satu bahasa, satu bangsa, satu tanah air' harus kita terjemahkan dalam aksi nyata. Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa dapat mengasah keterampilan, menumbuhkan jiwa kompetitif, serta memupuk rasa bangga terhadap identitas kebangsaan," tegasnya.

Seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 21 Oktober 2025, ini berada di bawah payung besar "Bulan Bahasa," sebuah tradisi sekolah dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda. Kegiatan dibuka dengan meriah, melibatkan seluruh siswa dan guru sebagai peserta maupun panitia, menciptakan suasana akademik yang sarat akan nilai-nilai perjuangan dan apresiasi terhadap seni berbahasa.

Ketua Panitia Bulan Bahasa, Kristina Iwung, menyampaikan laporan rinci mengenai jenis-jenis perlombaan yang akan memeriahkan peringatan kali ini. Ia menjelaskan bahwa ada tiga mata lomba utama yang menjadi fokus untuk mengukur dan meningkatkan kompetensi bahasa siswa. "Pada perayaan Bulan Bahasa tahun ini, kami menantang para siswa melalui tiga kompetisi bergengsi. Yang pertama adalah Lomba Cipta dan Baca Puisi, untuk mengasah kepekaan sastra dan kemampuan berekspresi. Kedua, Lomba Pidato Bahasa Inggris untuk mempersiapkan siswa bersaing di kancah global. Dan yang tak kalah penting, Lomba Pidato Bahasa Indonesia, sebagai penegasan kita menjunjung tinggi bahasa persatuan," ungkapnya.

 Lomba Cipta dan Baca Puisi diharapkan dapat melahirkan karya-karya orisinal yang sarat makna, merefleksikan semangat Sumpah Pemuda dalam konteks kekinian. Sementara itu, lomba pidato dalam dua bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, bertujuan untuk menciptakan generasi muda yang tidak hanya fasih berbahasa nasional, tetapi juga memiliki daya saing internasional melalui penguasaan bahasa asing.

Pembukaan yang ditandai dengan seremoni simbolis tersebut menandai dimulainya babak penyisihan dan pelaksanaan lomba. Seluruh warga sekolah didorong untuk berpartisipasi aktif, baik sebagai peserta maupun pendukung, demi menyukseskan perayaan HUT Sumpah Pemuda ke-97 ini, yang puncaknya akan dirayakan pada 28 Oktober mendatang.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan semata, namun juga sebagai  peningkatan kecerdasan intelektual, edukasi yang efektif dalam menanamkan kesadaran sejarah dan menumbuhkan karakter pemuda yang inovatif dan berintegritas, sesuai dengan semangat Sumpah Pemuda tahun 1928 yang mengikat janji persatuan para pemuda-pemudi Indonesia.