Sejumlah 22 Pemain terbaik SMA Negeri 1 Pacar U-17, Ikut Liga ASKAB Manggarai Barat 2025

Sejumlah 22 Pemain terbaik SMA Negeri 1 Pacar U-17, Ikut Liga ASKAB Manggarai Barat 2025


SMA Negeri 1 Pacar - Sejumlah 22 orang pemain terbaik SMA Negeri 1 Pacar U-17 akan Ikuti Liga Asosiasi Kabupaten (ASKAB) Manggarai Barat pada pekan kedua bulan maret tahun 2025. 

Seleksi pemain -pemain terbaik tingkat SMA/SMK U-17 pada turnamen ini direkrut untuk persiapan Tim terbaik 'Persatuan Sepakbola Manggarai Barat' (PERSAMBA) yang akan mengikuti Piala Suratin U-17 tahun 2025 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur. 

Seleksi pemain untuk tim sepak bola SMA/SMK U-17 telah dimulai dengan antusiasme tinggi dari para pemain muda SMA/SMK se-kabupaten Manggarai Barat yang akan dijadwalkan Open Ceremonial pekan depan di Stadion Ora Flobamora Labuan Bajo. Program ini bertujuan untuk mencari bakat-bakat terbaik yang akan mewakili sekolah-sekolah di ajang kompetisi sepak bola tingkat Kabupaten Manggarai Barat.

Turnamen sepakbola ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk mengembangkan sportivitas dan kerjasama antar pelajar. Pada turnamen ini, dapat muncul bibit-bibit pemain sepakbola muda yang siap berkompetisi ditingkat yang lebih tinggi. 

Panitia (ASKAB) penyelenggara berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya guna mendukung pengembangan olahraga di kalangan pelajar.

Menurut Yanuarius Bantrang, Selaku pelatih menyampaikan bahwa, seleksi ini tidak hanya terbuka untuk pemain yang sudah berpengalaman, tetapi juga memberikan peluang bagi mereka yang baru memulai karier sepak bola ditingkat sekolah. Seleksi menyaring pemain berdasarkan beberapa kriteria, seperti kemampuan mengoper bola, kecepatan, teknik dribbling, dan ketahanan fisik. Selain itu, aspek mental dan kedisiplinan juga menjadi fokus utama dalam penilaian, karena tim ini mengutamakan pemain yang tidak hanya berbakat, tetapi juga memiliki karakter yang baik.

Selain itu, Yanuarius merasa antusias karena seleksi ini juga menjadi peluang bagi para pemain untuk memperkenalkan permainan yang indah dan menarik kepada ASKAB Manggarai Barat yang menjadi panitia juga turut mengamati perkembangan talenta muda. Banyak klub-klub profesional yang sudah menaruh perhatian pada ajang seleksi ini, karena mereka percaya bahwa banyak pemain muda berbakat yang dapat ditemukan di tingkat sekolah. "Pemain yang sukses diseleksi ini diperkirakan akan mendapatkan kontrak dari klub-klub besar untuk melanjutkan karier mereka di level profesional," ungkap guru olahraga SMA Negeri 1 Pacar tersebut.

Senada dengan itu, Lex Widiyanto selaku asisten pelatih merasa bangga dengan peserta didik selama proses latihan kurang lebih 6 minggu. Pemain U-17 yang sudah diseleksi berjumlah 22 orang. Proses latihan seleksi juga diwarnai dengan evaluasi berkelanjutan, dimana pelatih tidak hanya menilai kemampuan teknis dan fisik, tetapi juga bagaimana pemain menghadapai tantangan. Para pelatih memberikan instruksi dan feedback langsung kepada pemain, yang dianggap sangat penting dalam proses pengembangan mereka. Ia juga berpendapat bahwa latihan yang diberikan tidak hanya akan meningkatkan kemampuan pemain, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk situasi kompetitif yang sebenarnya.

Lebih lanjut, Lex mengungkapkan seleksi ini bukan hanya soal memilih pemain dengan teknik terbaik, tetapi juga bagaimana mereka bisa berkembang menjadi pemain yang disiplin dan memiliki mental yang kuat. Ia menekankan pentingnya kombinasi keterampilan antara kemampuan fisik dan teknik dasar yang solid, karena sepak bola membutuhkan keseimbangan antara keduanya. Selain keterampilan individu, ia juga sangat memperhatikan kemampuan para pemain dalam berkolaborasi dalam tim. Sepak bola adalah olahraga tim, dan oleh karena itu, pemain yang mampu bekerja sama, saling mendukung, dan memiliki komunikasi yang baik di lapangan menjadi salah satu prioritas dalam seleksi.

Lebih lanjut ia juga menegaskan bahwa, menjadi pemain terbaik itu junjung tinggi sportifitas dalam bertanding, karena itu menemukan pemain yang tidak egois dan mau berbagi bola demi kepentingan tim, keberhasilan sebuah tim bergantung pada kerjasama yang baik di antara pemainnya.

"Kami mencari pemain yang tidak hanya berbakat, tetapi juga bisa bekerja keras dan beradaptasi dalam situasi yang penuh tekanan," ujarnya.

Diketahui bahwa dalam pantauan media ini, 22 orang pemain U-17 masih status aktif dalam dapodik sekolah dan aktif belajar di SMA Negeri 1 Pacar.